Aku tak percaya lagi, dengan apa yang kau beri..
Akan guna matahari, yang dulu mampu menerangi sudut gelap hati ini....
Aku berhenti berharap, dan menunggu datang gelap..
Sampai nanti suatu saat tak ada cinta kudapat...
Lagu itu lagi.. kenapa ia hanya menyanyikan bait itu saja..?
Dentingan piano yang mengiringi lagu itu berhenti, aku menunggu kelanjutan nyanyian itu, tapi ternyata sang penyanyi tidak melanjutkan nyanyiannya. Hanya suara isakan yang kudengar, perlahan aku memasuki ruang teater, ada seseorang disana. Tepatnya duduk di depan piano, dia pasti sang penyanyi..
Selama ini,aku selalu penasaran siapa yang selama ini bernyanyi ? suaranya merdu.. tapi kenapa hanya bait itu saja yang dia nyanyikan, hanya sampai disitu saja, setelah itu terdengar suara isakan, sepeti saat ini...
Mungkin sudah saatnya aku tahu siapa dia sebenarnya. Rambut panjangnya terurai dengan indahnya, di terpa sinar lampu di dalam teater, aku tersenyum sendiri melihat hal itu, kedua tangannya membekap wajahnya, jelas saja aku jadi tidak bisa melihat wajahnya. Tapi dia pasti anak kelas XI , bet di lengan kanannya terlihat jelas, ternyata aku sudah sedekat ini dengannya.
Entah dorongan apa yang berada di dalam diriku, hingga aku menepuk pelan pundaknya, dan berkata
"Hei.. " ya, hanya itu yang bisa terucap dari mulutku. Dia segera sadar, dan menatap lurus kepadaku, lalu menghapus air matanya.
"Siapa kamu?"tanyanya bingung, mata bulatnya membesar melihatku. Aku sedikit grogi dibuatnya.
"Aku? aku Juna..." jawabku malu-malu, seketika dia menatapku tajam.
"Ngapain kamu disini?!"
"Aku nggak sengaja lewat, aku cuma pengen tahu siapa yang nyanyi. Nama kamu siapa?" kataku langsung to the point, sorot matanya melemah.
"Jadi kamu denger aku nyanyi tadi?"tanyanya lemah, aku mengangguk cepat.
"Aku udah sering denger kamu nyanyi...." kataku pelan, mata bulatnya kembali membesar mendengar penyataanku.
"Entahlah.. aku selalu terdorong untuk mendengar nyanyianmu, tapi kenapa hanya bait itu saja yang kau nyanyikan?setelah itu permainan pianomu pun ikut berhenti..." lanjutku lagi. Kemudian hening
"Hei.. aku hanya ingin mengenalmu saja..."kataku pelan ,sepertinya aku salah. Tidak seharusnya aku mendekatinya, lebih baik aku pergi saja.
"Aku chery, sekarang udah kenal kan" serunya sambil tersenyum, padahal hampir saja aku mau meninggalkan ruangan ini. Baru saja aku mau mengucapkan sesuatu, bel tanda berakhirnya istirahat berbunyi, sial -_-
"Oke,sampai ketemu lagi ya Juna.." setelah berkata seperti itu,dia pergi meninggalkan ruangan teater. Aku masih mematung dibuatnya. Well not bad buat perkenalannya ;;)
*****
Setelah perkenalan singkat itu,sekarang aku lebih dekat dengannya, itu membuatku sangat senang bahkan aku sering merasa ada perasaan-perasaan lain yang mengusikku, entahlah aku tidak tahu itu apa, hanya saja ini terasa berbeda....
Chery, ia masih saja menyanyikan bait itu.. aku tidak tahu apa sebabnya, tapi aku mulai memahami makna dibalik liriknya, menurutku mungkin itu yang sedang di rasakan Chery...
Aku tak percaya lagi, dengan apa yang kau beri..
Akan guna matahari, yang dulu mampu menerangi sudut gelap hati ini....
Aku berhenti berharap, dan menunggu datang gelap..
Sampai nanti suatu saat tak ada cinta kudapat...
Pikiranku melayang,mengingat-ingat lirik lagu yang dinyanyikan Chery, sepertinya aku pernah mendengar lagu itu, apa ya judulnya......
Sekilas aku melihat Chery berlari ke arah ruang teater, sepertinya dia sedang menangis. Tanpa pikir panjang aku segera berlari mengejarnya. Ada apa dengannya? benakku penuh dengan pertanyaan-pertanyaan mengenai Chery.
Aku sampai di ruang teater, aku melihatnya, aku melihatnya terduduk di atas panggung,ya dia menangis!
Perasaanku seketika berubah,sekarang aku ragu untuk mendekatinya, aku ragu untuk berada di sampingnya, menghapus air matanya.. Aku bisa merasakan kepedihannya, tangisan yang selalu ada setelah lagu itu dinyanyikan. Aku merasa tidak pantas ingin mendekatinya, mungkin dia sedang menangisi seseorang, aku hanya berharap seseorang itu akan ada disampingnya sekarang, menghilangkan sedihnya,membantu menghapus air matanya, seseorang yang pantas, yang lebih baik dari aku...
"Junaa!!"teriaknya di sela-sela tangisannya, aku berusaha tidak menggubrisnya dan pergi meninggalkan ruangan, aku tidak kuat melihatnya terluka seperti ini.
"Juna! aku tahu kamu ada disini!" teriaknya lagi, langkahku tertahan saat ingin keluar dari ruang teater
"Junaa...." panggil Chery lirih
"Chery....kenapa?"tanyaku yang sudah berada di depannya, dengan gerakan cepat Chery memelukku. Aku diam, jujur aku kaget dengan reaksinya.
"Jun, aku capek nyimpen ini semua sendirian, dan aku pikir kamu orang yang tepat untuk tahu semua ini..."
"Maksutnya apa?" aku melepas pelukannya
"Kamu pernah bilang kenapa aku hanya nyanyiin bait itu saja, karna memang itu yang aku rasakan Jun..."
"Cerita aja Cher,aku siap dengerin kok..."kataku pelan,sambil tersenyum
"Namanya Stevan, dia sahabat masa kecil aku..,entahlah Jun.. dia terlalu banyak memberi harapan.. dan membuatku menjadi terlalu banyak berharap.semua harapan yang ia berikan membuatku jatuh hati padanya Jun.. Aku selalu menuggunya Jun, sampai harapanku hancur saat aku tau dia sudah bersama orang lain. Aku merindukannya Jun.. Dulu dia yang selalu mengiringi aku bernyanyi,sekarang hanya aku sendiri Jun,nggak ada dia lagi. Dulu ada 'kita' sekarang udah nggak ada lagi, andai waktu bisa kembali, akan kujaga hatiku baik-baik agar aku mengerti 'kita' yang dia mau hanya 'kita' sebagai sahabat, dan nggak lebih dari itu....." ia menyelesaikan ceritanya, aku diam. Sekarang aku mengerti sakit yang ia rasakan, dan entah mengapa ada sedikit rasa sakit dihatiku setelah mendengar ceritanya. Sekarang aku tahu, lagu apa yang dinyanyikan Chery selama ini. Aku bangkit berdiri, menuju piano yang biasanya dimainkan Chery
I'm broken..
Do you hear me..
I'm blinded
Cause you are everything I see
I'm dancing, alone..
I'm praying
That your heart will just turn around
And as I walk up to your door..
My eye turns to face the floor
Cause I can't look you in the eyes and say..
Aku terdiam sebentar, meghentikkan permainan piano dan nyanyianku, aku menarik nafas dalam-dalam.. Sekarang aku tahu apa yang aku rasakan, yes I love her... dan aku merasa sakit saat aku tahu dia menyukai orang lain, dan pria itu telah melukai hatinya..
When he opens his arms
And hold you close tonight
It just won't feel right
Cause I can love you more than this..
When he lays you down, I might just die inside
It just don't feel right
Cause I can love you more than this
Can love you more than this.....
Aku selesai bernyanyi, aku harap dia bisa mengerti apa yang kurasakan.., Chery mendekatiku lalu tersenyum.
If I'm louder
Would you see me?
Would you lay down in my arms and rescue me?
Cause we are, the same
You saved me, when you leave its gone again
And then I see you on the street
In his arms, I get weak
My body falls I'm on my kness
Praying..
Aku terdiam, terpesona mendengar suara Chery. Chery melanjutkan nyanyianku... hatiku terasa hangat melihat senyuman manisnya. Aku tersenyum, lalu kembali bernyanyi ditemani Chery..
When he opens his arms
And holds you close tonight
It just won't fell right
Cause I can love you more than thiss...
When he lays you down, I might just die inside
It just don't feel right
Cause I can love you more than this..
I've never had the words to say
But now I'm asking you to stay
For a little while inside my arms
And as you close your eyes tonight
I pray that you will see the light
That's shining from the stars above
When he opens his arm
And holds you close tonight
It just won't feel right
Cause I can love you more than this..
Cause I can love you more than this...
Kemudian Chery ikut bernyanyi bersamaku
When he lays you I might just die inside
It just don't feel right
Cause I can love you more than this..
When he opens his arm and holds you close tonight
It just won't feel right
Cause I can love you more than this...
Cause I can love you more than this...
Love you more than this...
Kami berhenti bernyanyi. Aku tersenyum puas, sambil terus memandang Chery
Lalu aku berlutut, dan ,memegang kedua tangan Chery. Chery menatapku tidak percaya, tapi aku sudah percaya dengan apa yang kurasakan,dan apa yang kulakukan.
"Chery.. would you be mine? Cause I can love you more than this..."kataku lembut, Chery terdiam, matanya mulai berkaca-kaca.
"Aku tahu lagu yang selama ini kamu nyanyikan berjudul 'berhenti berharap' dan aku mau kamu tahu, kalo aku bisa jadi harapan baru buat kamu...."lanjutku lagi, perasaanku selalu nggak tenang setiap melihat Chery menangis, aku lalu mengusap pelan pipinya.
"Juna.. I can love you more than this too..." jawabnya pelan sambil tersenyum.
~SELESAI
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


wejrot ono lagu more than this haha
BalasHapushahahaha he.e to yaaahh. toss sek to *PLAK
BalasHapusIki to ceritone tak pekso2 wkkw
Juna ki lanang toh? tak kiro wedok haha
BalasHapuscowoooooo, udah dibilangin ini cerita gaje banget ih -_- TT
BalasHapus