Jingga datang ,bersama kelabu biru..
Dan, angin mulai membisikkan kisah-kisah..
Tapi hati tak mau menerima, walau otak tak bisa menolak..
Dan,aku mulai teringat..,
Apa yang dilakukan angin?
Apa yang ia bisikkan?
Dan apa yang harus kujawab?
Angin mulai membentak, dan akupun tersentak..
Senja mulai berpaling,dan gelap malam mulai datang..
Aku terdiam.. angin memaksa..
Aku mengalah.. aku mulai mengingat semuanya..
Semuanya.. seakan-akan angin berhasil merangkum semua kenangan,dan mengirimya ke pikiranku..
Aku tak bisa bertahan..
Angin terlalu hebat, dia tau semua kisahku dengannya..
Angin memaksa untuk mengenangnya,walau hati ini tak kuasa..
Sorot mataku mulai redup,aku tediam,dan merenung..
Bibirku tak sanggup berucap..
Apa yang bisa kulakukan?
Pipiku mulai basah..
Tidak adakah hal lain,yang bisa kulakukan selain menangis?
Angin mengembuskan nafasnya..
Kala mulut tak bisa berucap,dan jantung tak sanggup berdetak..
Gerak tak berguna.. hanya air mata yang bisa mengalir dengan leluasanya..
Gerak tak berguna.. hanya air mata yang bisa mengalir dengan leluasanya..
Mengalir,dan terus mengailir..
Air mata..
Tak bisa dijelaskan dengan biasa,
Tak bisa dijelaskan dengan biasa,
kadang berasal dari hati yang hampa..
Air mata..
yang mengalir,adalah semua kepedihan,kebahagian,dan semua kenangan..


elo pinter amat sih bikin kata* kayak gitu ?
BalasHapusjadi ngiri deh haha
*terharu* apaan sih nat,makasih loh tapi :")
BalasHapushanya satu kata. "amajing" *nceeeesssssssssssss*
BalasHapus